hanya istilah seni bukan estetika

Senin, Oktober 07, 2024

Homestay Bontang Kuala

Sengaja browsing2 lihat lihat youtube tentang Bontang. kangen... gak sengaja nemu banyak uploadan tentang suasana homestay di Bontang Kuala, wilayah perkampungan atas laut di Bontang Kuala... aku jadi inget dulu pernah ikut lomba artikel tentang Bontang gitu saat di Bontang... lupa kapan, sebelum aku pindah ke Bandung tahun 2011... mungkin sekitar tahun 2008 kayaknya... aku saat itu menulis artikel tentang homestay... ya, saya sengaja memakai istilah homestay terutama untuk penginapan di Bontang Kuala... jadi memanfaatkan perumahan2 di atas laut Bontang Kuala sebagai rumah setengah penginapa gitu... dengan renovasi sedikit... sehingga orang luar bisa menikmati suasana menginap di atas laut... itu jauh sebelum ada istilah staycation saat covid... tahun2 dulu kayaknya istilah homestay biasanya untuk pertukaran pelajar atau apa gitu... ternyata sekarang ramai dibuka penginapan2 homestay di Bontang Kuala... ya mungkin juga mereka tidak membaca artikelku yang mungkin saja sudah dibuang, bahkan aku saja juga sudah tidak punya limbahnya lagi... saat lomba artikel itu lumayan aku juara 2 sepertinya dapat uang 300rb atau apa gitu... kebetulan saja istilah homestay dipakai juga tidak berdasar artikel ku pastinya... yang pasti Bontang ternyata masih bagus perkembangannya...

Jumat, Agustus 09, 2024

Pengawal Yang Mambawa Kunci Bank

Tahun 2014 lalu aku sempat berharap akan diketahui siapa pembawa kunci bank ini, karena kupikir hanya RI1 yang tahu. Namun aku tidak tahu perkembangannya. Sampai sekarang tahun 2024 apakah akan terungkap siapa pemegang kunci bank tersebut?... Jika kembali melihat karya Heri Dono tahun 2000, maka sudah pasti objeck pembahasan adalah sebelum reformasi... Mungkinkah 2024 kunci tersebut akan digunakan? lalu untuk siapakah? apakah amnesti sudah terjadi? sekali lagi optimisme mengarah pda kutub positif... Nusantara Baru... Indonesia Maju 79 HUT RI lihat angka 789 cocoklogi = 8.79 = Agustus 79 HUT RI

Menuju Indonesia Baru

Menuju Nusantara Baru... mengingatkanku pada karya Heri Dono tahun 2000 tentang bagaimana arah kendaraan Indonesia baru pasca reformasi. Seperti biasanya semiotik Heri Dono pun saat itu masih satir dan serba berkebalikan, dimana arah tujuan mengarah ke kiri. Kalo timeline infografik biasanya kutub positif mengarah ke kanan, panah mengarah ke kanan, bergerak maju menuju ke kanan... Namun saat itu kendaraan divisualkan mengarak ke kiri... Maju ke arah kebalikan depan... Saat ini adalah 79 tahun HUT RI. tema tahun ini adalah Nusantara Baru, Indonesia Maju ... 79 tahun nanti Indonesia memiliki pemimpin baru yang individunya memiliki keterhubungan personal dengan penguasa sebelum reformasi... Kemanakah Nusantara Baru nanti akan bergerak... Maju kemanakah Indonesia nanti akan bergerak... optimisme gerak pasti akan ke arah kanan... Maju ke depan... Maju sejatinya maju...

Jumat, Mei 17, 2024

pulang

Bola itu tergeletak sendiri sekarang... mereka satu persatu pergi... berpetualang ke nirwana... berburu bintang dan awan... mereka tidak berlarian lagi... suara suara itu makin menghilang... satu persatu aku antar mereka pergi... berlari tak menoleh lagi... pasti itu yang terbaik bagiku dan bagi mereka... Tuhan menolongku dengan tanpa aku sadari... merekapun lebih bahagia disisiNya... mereka hanya mampir sebentar di tempatku... jika saatnya pergi... maka air mata harus kuseka... bola itu tergeletak sendiri sekarang... hanya ditemani banyangannya yang bersembunyi... bermain dalam sunyi... tanpa suara yang mengejarnya... pulang...

Kamis, Mei 16, 2024

menangkap kecoak

menangkap kecoak? judul dan gambar yang aneh juga... sangat membumi dan domestik... rakyat kecil hanya bisa menangkap kecoak... menangkap tikus menjijikkan... menangkap koruptor gak berani... menangkap sesuatu yang meresahkan kehidupan di sekitar kita saja semampunya

menanam biji2an

MEMBETULKAN LAMPU KUBISME

menemukan file file gambar lama di buku2 tahun 2013... dan aku ngakak sendiri membaca judul samar2 yang aku tulis di sebelah gambar berjudul "membetulkan lampu kubisme" judul yang tidak terlalu metafora ... sepertinya terinspirasi dengan lampu Guarnica Picasso lalu apa sebenarnya yang ingin aku betulkan? lampuny? atau kubismenya? judul yang kurang surreal...

you think you creative but not...

terkadang bahkan mungkin sering... ketika kamu berpikir kamu cukup kreatif... namun ternyata karya-karya itu tidak cukup menghidupimu... mungkinkah kita kurang minum pengetahuan... mungkinkah pikiran kita sudah layu... bahkan terkadang yang kita pikir paling tidak kreatif adalah yang disukai... dan kita harus melihat hal lumrah itu... dan akupun harus menyadari... ketika kita merasa semua orang berjalan ke arah yang berbeda... mungkin bahkan kita yang sebenarnya ke arah yang berlawanan... people banyak melihat "keumuman"... jika kita merasa cukup kreatif namun tidak diterima... maka jangan overthinking... inilah nasehatku pada pikiranku...

they said its creepy?!

women issue

fear

Big ambition?! NOT

random picture

when you think you creative but not... just random pictures from files about lineart ... its rejected project...

Cola Matcha

Just Bee You

Nobleman by Raden Saleh

Ternyata Raden Saleh tak hanya membuat karya dengan kemampuan teknik yang outstanding, namun ada beberapa karya yang dianggap tidak selesai atau kurang perfect. Ada beberapa pendapat tentang latar belakang karya tersebut. Salah satu karya yang paling dianggap memiliki alasan kuat mengapa Raden saleh membuat karya yang 'kasar' dalam arti sengaja tak selesai adalah karya tentang Seorang Bangsawan Jawa. Karya tesebut dianggap memilki keunikan justru karena ketidaktuntasannya. Salah satu pendapat menceritakan bahwa bangsawan tersebut dilukis setelah meninggal dengan permintaan istrinya. Sehingga tokoh dilukis berada di kiri (dimana dalam budaya Jawa posisi laki-laki ada di kanan). ini menunjukkan posisi berkebalikan hidup-mati. Selain itu kesan suram brush stoke yang kasar juga terdapat pada background yang justru lebih bisa menampilkan kesan suram dan kehampaan. Penggambaran pada tangan, kaki, dan beberapa atribut juga sengaja dikerjakan setengah jadi. Berikut lukisan Raden Saleh tersebut beserta detail-detailnya.

togetherness

the wall of empty creatifity

you think you creative but you not...

NO PEACE NO FUTURE